plus minus gleich

Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut


RUMAH SAKIT KHUSUS GIGI DAN MULUT

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS INDONESIA

Paviliun Khusus FKGUI                                    Klinik Integrasi

              alt

                             







                               

alt

                              Praktek Mahasiswa di Klinik Integrasi FKGUI

                                    

A. Gambaran Umum

RSGM FKG UI adalah rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan merupakan sarana pendidikan dan penelitian tenaga kesehatan gigi tingkat S1, Profesi, Spesialis, S2 dan S3, dan dapat digunakan untuk berbagai bidang kesehatan khususnya dan bidang lain pada umumnya. Bertepatan dengan ulang tahun FKGUI yang ke-52 pada tanggal 22 Desember 2012 RSGM FKGUI resmi beralih nama menjadi RSKGM (Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut). RSKGM FKGUI merupakan rumah sakit khusus yang digunakan untuk pendidikan mahasiswa jenjang sarjana kedokteran gigi (SKG), Pendidikan dokter gigi jenjang Profesi dan Spesialis. RSKGM FKGUI memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara komprehensif dan holistik. Hal ini didukung dengan adanya kerjasama interdisiplin yang baik dengan berbagai bidang spesialistik, baik di bidang kedokteran gigi maupun kedokteran sesuai dengan kebutuhan pasien.

B.  Sejarah Singkat dan Latar Belakang

Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan RI No. 108049 tanggal 21 Desember 1960 tentang pendirian sebuah Fakultas Kedokteran Gigi di lingkungan Universitas Indonesia, secara resmi lahirlah Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKGUI) yang merupakan Fakultas Kedokteran Gigi Negeri keempat di Indonesia dengan Prof.Dr. Ouw Eng Liang sebagai Dekan pertama. Tidak lama kemudian FKGUI membuka lembaran hidupnya  melalui pendidikan pada tahun 1961, dengan memberikan kesempatan kepada 71 pemuda pemudi Indonesia untuk menuntut ilmu di FKGUI.

Pada tanggal 27 Maret 1965, FKGUI mulai membuka poliklinik gigi untuk umum dengan mengambil tempat di sayap kanan Biro Rektor UI. Poliklinik ini merupakan sarana bagi mahasiswa FKGUI yang telah duduk di tingkat IV dan mulai menempuh kepaniteraan klinik yang ditentukan. Pada mulanya poliklinik gigi ini hanya terdiri dari Ilmu Pengawet Gigi dan Ilmu Meratakan Gigi, sedangkan bagian-bagian lain yang juga diperlukan dalam kepaniteraan klinik mendapat pinjaman ruangan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)  yaitu bagian Eksodontia dan Bagian Ilmu Gigi Tiruan. Sejalan dengan berkembangnya kerjasama antara FKGUI dan RSCM, maka bagian Ilmu Pengawet Gigi dan bagian Ilmu Bedah Mulut dapat mempergunakan sarana yang ada di RSCM, sedangkan kegiatan bagian Ilmu Gigi Tiruan dipindahkan ke tempat dimana poliklinik gigi FKGUI berada.

Pada tahun 1968 poliklinik FKGUI diperluas dengan pengadaan laboratorium teknik. Pada tahun ini juga, dibuka poliklinik gigi yang baru di Pegangsaan Timur 17 sebagai realisasi kerjasama dengan bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Poliklinik ini semula dipergunakan oleh bagian Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Periodontologi. Pada tahun 1969, poliklinik gigi di Jl. Salemba 4 ini diperluas lagi dengan membuka klinik bagian Periodontologi. Bermula dari sebuah poliklinik yang hanya memiliki 5 buah dental unit pada tahun 1965, pada tahun 1969 poliklinik gigi ini telah memiliki 17 buah dental unit. Baru pada tahun 1972 semua kegiatan perkuliahan dan poliklinik dipusatkan dalam gedung ini kecuali bagian Ilmu Bedah Mulut yang masih tetap berada di RSCM.

Dengan semakin terbukanya akses informasi termasuk di bidang kesehatan dan kedokteran gigi, maka masyarakat juga semakin meningkat pengetahuannya tentang pentingnya kesehatan termasuk kesehatan gigi. Hal ini tentu akan berdampak terhadap peningkatan kebutuhan suatu pelayanan kesehatan/kedokteran gigi yang dapat memberikan layanan komprehensif dan mutakhir. Kebutuhan pelayanan kesehatan/kedokteran gigi masyarakat yang canggih selama ini belum dapat sepenuhnya dilayani di Indonesia khususnya Jakarta, pada kenyataannya akan  mencari Universitas terkemuka di dunia.  Di sini tidak hanya dituntut adanya rumah sakit khusus pendidikan gigi mulut tetapi rumah sakit tersebut harus menjadi pusat unggulan pelayanan, pendidikan dan riset di bidang kedokteran gigi.

Pendidikan kedokteran gigi berpijak pada dua landasan yaitu pendidikan akademik dan profesional. Pendidikan untuk memperoleh sebutan profesi dokter gigi didasari kemampuan akademik dilaksanakan sepenuhnya di perguruan tinggi serta dilaksanakan di Poliklinik yang dimiliki Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia . Poliklinik semacam ini tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan sarana pendidikan profesi yang komprehensif, karena selama ini poliklinik yang ada belum memenuhi kriteria suatu rumah sakit yang bersifat akademik, seperti belum tersedianya ruang operasi, rawat inap, laboratorium klinik dan unit gawat darurat. Selama ini dalam mengatasi kekurangan sarana pendidikan ini, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia telah bekerjasama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS Tangerang dan beberapa PusKesMas. Walaupun demikian kenyataannya seringkali dijumpai hambatan teknis di dalam pelaksanaannya karena adanya perbedaan kebijakan atau misi dari kedua institusi.

Pada dekade terakhir ini perkembangan profesi kedokteran gigi khususnya di Indonesia telah berkembang pesat ditandai dengan terus meningkatnya minat untuk meningkatkan kemampuan profesi kalangan dokter gigi dengan pendidikan formal/terstruktur. Perkembangan ini telah menjadi pemicu perlunya suatu sarana untuk menjawab tuntutan perkembangan profesi tersebut antara lain adalah suatu “rumah sakit khusus gigi mulut, tempat para mahasiswa dapat dilatih pada suasana kerja dan lingkungan sebenarnya. Untuk itu poliklinik FKG UI seharusnya juga memiliki sarana yang sama seperti rumah sakit khusus lainnya, sehingga RSGM FKG UI dapat berfungsi sebagaimana mestinya agar jelas dalam kedudukan dan statusnya dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

Tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnik kedokteran gigi dan kedokteran yang semakin meningkat, sudah saatnya diperlukan suatu sarana tempat  tuntutan tersebut dapat dipadukan dengan tuntutan penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang lebih baik. Berdasarkan hal-hal seperti tersebut di atas, pada HUT FKG UI tanggal 21 Desember tahun 1996, FKG UI mengubah pola pelayanan dan managerial poliklinik gigi-mulut FKG UI dari status sebagai “Balai Kesehatan Masyarakat” ke arah suatu rumah sakit khusus gigi mulut yang diarahkan pula menjadi rumah sakit pendidikan dengan nama Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan FKG UI, dengan tetap menggunakan  surat izin nomor 137 tahun 1996 sebagai Balai Kesehatan Masyarakat. Di sini dipadukan pola pelayanan dan managerial dari terminologi rumah sakit khusus yaitu suatu rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan berdasarkan jenis penyakit tertentu atau disiplin ilmu dan rumah sakit yaitu suatu rumah sakit umum ynag digunakan untuk tempat pendidikan tenaga medik setingkat dental secara berjenjang.

Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (RSGM FKGUI) merupakan Rumah Sakit Akademik yang pada saat ini digunakan sebagai lahan pendidikan para calon Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis. Sifat sebagai Rumah Sakit Akademik ini mempunyai implikasi bahwa kegiatan Tri Dharma yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pelayanan masyarakat  harus berjalan secara harmonis.

RSGM secara resmi berdiri pada bulan Juni tahun 2002 bersamaan  dengan dikeluarkannya surat ijin penyelenggaraan sementara 2002 – 2005. Dan akhirnya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1625/Menkes/SK/XII/2005 dikeluarkan Ijin Tetap Penyelenggaraan Rumah Sakit Gigi dan Mulut sebagai tempat Pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Sejak dikeluarkannya ijin tersebut berbagai program perbaikan telah dan sedang dilaksanakan untuk memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Departemen Kesehatan. Program-program yang dilaksanakan sesuai kedudukan dan fungsi RSGMP sebagai rumah sakit akademik. Disamping mengusahakan kelengkapan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan kegiatan yang menuju pemenuhan persyaratan sesuai fungsi nya sebagai rumah sakit, RSGM menunjang program-program pendidikan kedokteran gigi sesuai kedudukannya di FKG UI.

C.  Arah Perkembangan

Di Indonesia, rumah sakit yang dijadikan sarana pendidikan kesehatan / kedokteran / kedokteran gigi berada di bawah kendali Departemen Kesehatan dan   Departemen Pendidikan dimana keduanya merupakan 2 institusi yang terpisah dan masing-masing memiliki struktur organisasi serta landasan hukum sendiri-sendiri. Keadaan ini menimbulkan permasalahan antara lain adalah kesulitan dalam perencanaan dan pengendalian biaya proses pendidikan yang mengakibatkan “Rumah Sakit Pendidikan” kurang inovatif dalam penggalian sumber-sumber biayanya. Sementara di negara lain pada umumnya Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran memiliki Rumah Sakit Pendidikan sendiri,  sehingga kedua institusi tersebut berada dalam satu sistem organisasi serta lebih mudah dalam pengelolaan dan pengendaliannya.

Dari hasil pertemuan Direktur Rumah Sakit Pendidikan, Dekan Fakultas Kedokteran, Konsorsium Ilmu-Ilmu Kesehatan (CHS) dan Departemen Kesehatan tahun 1994, diusulkan untuk dilakukan perubahan dari Surat Keputusan Bersama 2 Menteri yaitu Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Rumah Sakit Khusus atau sarana kesehatan lain dapat digunakan sebagai tempat pendidikan dan merupakan bagian integral dari Rumah Sakit Pendidikan.

Dalam Muktamar Anggaran Dasar Ikatan RS Pendidikan Indonesia tercantum bahwa Rumah Sakit Pendidikan mempunyai misi memberikan pelayanan kesehatan paripurna, bermutu dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat, tempat pendidikan dan pelatihan serta tempat penelitian dan pengembangan ilmu kedokteran, keperawatan dan ilmu lain yang terkait dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Rumah sakit juga dituntut agar memiliki manajemen dalam melaksanakan tugas pelayanan, pendidikan dan penelitian di bidang kesehatan. Rumah sakit juga harus mampu menetapkan IPTEK dalam pelayanan medis, serta menciptakan iklim yang kondusif dalam menyelenggarakan pendidikan. Diharapkan juga agar rumah sakit memiliki peralatan dan staf profesional yang memadai. Profesionalisme dari tenaga kesehatan yang meliputi pemeliharaan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau perlu didukung oleh pendayagunaan IPTEK Kedokteran, Kedokteran Gigi serta penerapan nilai moral dan etika profesi yang tinggi.

Di masa yang akan datang RSGM FKG UI dikembangkan ke suatu arah untuk memenuhi kriteria rumah sakit akademik yang menyelenggarakan pendidikan klinik, tersedianya berbagai bentuk pengalaman belajar, iklim kondusif untuk teaching & learning, rasio staf dan pasien yang cukup, sikap positif pimpinan dan staf rumah sakit, kesediaan rumah sakit untuk menerima perkembangan dan kemajuan tehnologi, terdapat fasilitas penelitian medik/kesehatan, tersedianya perpustakaan profesional. Selanjutnya RSGM FKG UI dapat lebih dikembangkan menjadi pusat pendidikan dan penelitian tenaga kedokteran / kesehatan gigi secara berjenjang melalui pendidikan profesi sebagai “ Dental Research Center “, serta pusat rujukan pelayanan kedokteran gigi maju di Indonesia.

D. Visi

RSGM FKGUI mempunyai visi yang merupakan turunan/penjabaran visi yang dipunyai Universitas Indonesia yaitu sebagai universitas riset yang bertaraf internasional yang memiliki keterpaduan dan otonomi dalam pelaksanaan dan pengembangannya, dan juga visi FKGUI yang bunyinya menjadi FKG terkemuka di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat . Visi RSGM FKGUI adalah menjadi rumah sakit pendidikan bidang Kedokteran Gigi dan pusat rujukan, pelayanan dan asuhan Kedokteran Gigi di Indonesia.

E. Misi

Misi RSGM FKGUI disusun untuk mendukung Visi dan pembangunan kesehatan nasional dengan :

1.  Melaksanakan pelayanan dan asuhan dental dari tingkat yang sederhana hingga tingkat spesialistik dengan standar pelayanan internasional.

2.  Melaksanakan fungsi sebagai rumah sakit akademik bagi pendidikan bidang   Kedokteran Gigi dengan prinsip Evidence-Based Dentistry.


Jam Praktek

1. Klinik Umum & Spesialistik

  • Senin – Jumat : 08.00-15.00

2. Paviliun Khusus

  • Senin – Jumat : 08.00-19.00
  • Sabtu               : 08.00-13.00


RUMAH SAKIT KHUSUS GIGI DAN MULUT (RSKGM)

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS INDONESIA

Jl. Salemba Raya No.4  Jakarta Pusat

Telp. 021-392 3145,  021-391 6858

Fax.  021-391 6858









E-mail Print PDF
Last Updated on Friday, April 26 2013