plus minus gleich

Magister


PROGRAM MAGISTER 
ILMU KEDOKTERAN GIGI

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia pada tahun 1994, mengembangkan program pendidikan lanjut yakni Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi yang terdiri dari (1) Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar dengan kekhususan Ilmu Biologi Oral dan Ilmu Material Kedokteran Gigi serta (2) Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas dan Pencegahan, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.: 056/U/1994

Kedua program tersebut berlandaskan Visi dan Misi Universitas Indonesia yang selanjutnya dijabarkan menjadi Visi dan Misi Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar serta Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas dan Pencegahan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.  Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar dengan kekhususan Ilmu Biologi Oral dan Ilmu Material Kedokteran Gigi bertujuan untuk menunjang pengembangan ilmu kedokteran gigi klinik dengan menerapkan ilmu-ilmu dalam bidang kedokteran/ kedokteran gigi dasar. Sedangkan Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas dan Pencegahan, merupakan bidang studi ilmu kesehatan gigi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan serta penyelesaian masalah kesehatan individu, keluarga dan kelompok masyarakat tertentu yang disebabkan oleh interaksi dengan lingkungannya, dengan pendekatan promotif, preventif, interseptif dan kuratif dalam konteks lingkungannya. Kurikulum Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi FKGUI, disusun sesuai dengan visi-misi FKGUI. Sumber daya manusia Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi FKGUI terdiri dari 12 orang Guru Besar, 41 orang Doktor IKG, 80 orang Dokter Gigi Spesialis dalam 8 bidang spesialisasi, dan 50 Master dengan keahlian masing-masing beserta mitra kerja non akademis yang ahli di bidangnya. Lokasi kegiatan Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi FKGUI di kampus UI jalan Salemba Raya no.4 Jakarta, meliputi prasarana dan sarana pendidikan yakni gedung dengan lokal untuk perkuliahan/diskusi, laboratorium ilmu kedokteran/kedokteran gigi dasar dan laboratorium ilmu material kedokteran gigi dengan peralatan mutahir. Ruang perpustakaan dengan perpustakaan digital dengan layanan yang memadai, demikian juga kantin dan musholla. Khususnya Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas, juga tersedia lahan kerja lapangan disekitar Jakarta, Serpong dan Tangerang.  Disamping itu, guna menjawab tantangan perkembangan yang sangat pesat di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kedokteran Gigi di seluruh belahan dunia, telah dilakukan berbagai terobosan yang berkaitan dengan sistem pendidikan dan penyediaan sarana dan prasarana riset ilmu kedokteran gigi klinik, ilmu kedokteran/kedokteran gigi dasar dan ilmu material kedokteran gigi dengan pemanfaatannya yang terus-menerus ditingkatkan. Berbagai langkah perbaikan telah dilakukan oleh FKG-UI antara lain dengan pengiriman staf dosen maupun Peserta Didik Program Pascasarjana IKG-FKGUI untuk tugas belajar maupun training di dalam/luar negeri yang dilaksanakan baik melalui berbagai kerjasama, dan memperoleh berbagai grant yang bersifat sangat kompetitif. Beberapa hal diharapkan dapat tercapai dengan diselenggarakan Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi ini. Kualitas tenaga pendidik secara terus menerus akan meningkat, sehingga mutu pendidikan kedokteran gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia dapat terwujud sehingga kerjasama yang telah dibina dengan Fakultas Kedokteran Gigi di dalam dan di luar negeri dapat ditingkatkan menjadi kerjasama bilateral. Hal ini sangat penting dalam menyongsong era globalisasi. Pengembangan ilmu-ilmu dasar yang saling terkait dapat dilaksanakan lebih terarah sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Penerapan bio-teknologi dalam pengembangan pelayanan kedokteran gigi, yang selama ini hampir tidak terlihat dapat lebih ditingkatkan.  Melalui Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi ini diharapkan pula dapat dikembangkan industrialisasi bahan-bahan dan peralatan kedokteran gigi, sehingga ketergantungan pengadaannya dengan luar negeri dapat dikurangi sejauh mungkin. Berkembangnya industrialisasi kedokteran gigi di Indonesia juga akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat luas. Para dokter gigi khususnya para staf dosen dan mereka yang berminat dalam masalah penelitian dapat terus berkarya baik dibidang klinis dan laboratoris yang pada akhirnya akan sangat bermanfaat bagi peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat luas. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan umum, karena tidak hanya penyakit gigi mulut dapat memperberat kesehatan umum seseorang misalnya dalam leukemia, namun keadaan kesehatan yang buruk pun dapat berpengaruh pada mulut, misalnya pada infeksi HIV. Bahkan dalam kedua contoh diatas, keadaan kesehatan gigi mulut yang memburuk secara mendadak dari seorang penderita dapat merupakan indikasi, bahwa penderita tengah mengalami kondisi kesehatan umum yang memprihatinkan. 

Sebagaimana dengan masalah kedokteran maka masalah di bidang kedokteran gigi yang akan dihadapi oleh masyarakat Indonesia di masa depan diperkirakan akan terus berkembang. Jenis dan sifat masalah akan mengalami pergeseran, rentang masalah akan menjadi bertambah lebar dan sebagian diantaranya bahkan akan bertambah rumit. Hal ini terutama disebabkan karena terjadinya perubahan demografi, epidemiologi penyakit, sosial ekonomi dan budaya, tranformasi informasi serta perkembangan IPTEK kedokteran gigi yang disebabkan karena perkembangan bioteknologi. Berdasarkan masalah yang dikemukakan di atas maka dikembangkan berbagai model pelayanan kedokteran gigi yang menerapkan teknologi mutakhir secara tepat guna dan berbagai sistem atau kebijakan yang pengaturannya perlu pemikiran yang serius. Diharapkan model jaringan pelayanan ini dapat menjangkau tuntutan dan kebutuhan berbagai lapisan masyarakat dimasa depan, baik ditinjau dari aspek promotif, preventif, interseptif maupun kuratif. Demikian pula pengembangan pemikiran yang mendasar dan konseptual untuk penyusunan berbagai kebijakan dalam bidang kedokteran gigi termasuk kebijakan dalam pembangunan industri peralatan dan pelayanan kedokteran gigi. Pengembangan bidang Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas dan Pencegahan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia merupakan salah satu upaya dalam menghadapi masalah yang dikemukakan diatas, khususnya berkaitan dengan pembinaan sumber daya manusia yang mampu melakukan antisipasi terhadap kebutuhan masyarakat masa depan.

E-mail Print PDF
Last Updated on Tuesday, July 10 2012